Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemetaan tingkat kemampuan motorik kasar sebagai dasar untuk mengetahui dan meningkatkan perkembangan motorik anak usia 9–10 tahun dalam aktivitas olahraga. Permasalahan penelitian difokuskan pada tingkat kemampuan motorik kasar siswa usia 9–10 tahun di SDN Mrican 3 Kota Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 20 siswa sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa tes dan pengukuran lima komponen motorik kasar, yaitu kecepatan (lari sprint 30 meter), kelincahan (lari zig-zag), koordinasi mata dan tangan (lempar tangkap bola tenis), power otot tungkai (lompat jauh tanpa awalan), dan keseimbangan (stork stand). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kecepatan berada pada kategori baik sekali hingga kurang, kelincahan dan koordinasi mata-tangan didominasi kategori baik dan cukup, power otot tungkai bervariasi dari kategori baik hingga kurang, serta keseimbangan sebagian besar berada pada kategori cukup. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar siswa secara umum berada pada kategori cukup hingga baik. Hasil penelitian ini direkomendasikan sebagai acuan evaluasi program latihan, perencanaan pembelajaran pendidikan jasmani oleh guru, serta sebagai dasar bagi orang tua dalam mendampingi dan memotivasi anak untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar secara optimal.
Copyrights © 2025