Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi kebijakan otonomi daerah di Provinsi Lampung, khususnya yang berkaitan dengan upaya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintah daerah dan masyarakat lokal, serta menelaah dampaknya terhadap perekonomian lokal. Otonomi daerah memberikan kewenangan luas kepada pemerintah daerah untuk mengelola rumah tangga dan sumber daya internal, termasuk SDM, sebagai kunci keberhasilan pembangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan (pejabat daerah, akademisi, dan pelaku usaha), observasi dokumen perencanaan dan anggaran, serta analisis data sekunder terkait indikator SDM dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi otonomi daerah telah mendorong Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota untuk merumuskan berbagai program pelatihan, pendidikan, dan pengembangan kompetensi bagi aparatur sipil negara (ASN) guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Selain itu, terdapat inisiatif untuk meningkatkan kapasitas SDM di sektor-sektor unggulan lokal, seperti pertanian, pariwisata, dan industri kreatif, melalui pelatihan vokasi dan pendampingan.
Copyrights © 2025