Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cerpen Harimau dan Bunglon karya Miguel Angelo Jonathan melalui dua perspektif utama, yaitu pendekatan strukturalisme dan pendekatan moral. Pendekatan struktural digunakan untuk mengungkap keterkaitan unsur-unsur intrinsik cerpen, meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, serta amanat yang membangun kesatuan makna cerita secara utuh. Analisis struktural menunjukkan bahwa unsur-unsur tersebut saling mendukung dalam membentuk konflik utama yang sederhana, namun sarat makna simbolik. Sementara itu, pendekatan moral difokuskan pada nilai-nilai etika yang disampaikan melalui pertentangan karakter antara Harimau dan Bunglon. Harimau merepresentasikan sifat kesombongan, impulsivitas, dan kepercayaan berlebihan pada kekuatan fisik, sedangkan Bunglon melambangkan kerendahan hati, kebijaksanaan, kehati-hatian, serta kemampuan beradaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini secara efektif menyampaikan pesan moral universal tentang pentingnya kecerdasan dan kebijaksanaan dalam menghadapi persoalan hidup. Cerpen ini menegaskan bahwa kekuatan fisik semata tidak selalu menjamin kemenangan, dan bahwa kemampuan berpikir adaptif sering kali menjadi faktor penentu keselamatan dan keberlangsungan hidup.
Copyrights © 2025