Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai fungsi pemimpin dalam membentuk serta memelihara budaya organisasi dengan menganalisis literatur dari berbagai penelitian terbaru yang dilakukan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin memainkan peran kunci dalam menentukan arah budaya melalui pembentukan nilai-nilai utama, memberikan contoh yang baik, dan memperkuat perilaku kerja yang konsisten. Gaya kepemimpinan transformasional diidentifikasi sebagai pendekatan paling efektif untuk mempromosikan terbentuknya budaya yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kinerja. Selain berkontribusi pada pembangunan budaya, pemimpin juga berfungsi sebagai agen untuk internalisasi nilai, memastikan bahwa budaya tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui komunikasi yang efektif, kebijakan yang sesuai, dan penegakan contoh yang berkesinambungan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berfungsi sebagai elemen penting yang memengaruhi dampak kepemimpinan terhadap berbagai hasil organisasi, termasuk kinerja, komitmen, loyalitas, dan kemampuan untuk beradaptasi. Dengan demikian, pengembangan kompetensi kepemimpinan yang menitikberatkan pada nilai dan budaya menjadi langkah strategis bagi organisasi untuk mencapai keberlanjutan dalam kinerjanya.
Copyrights © 2025