Media sosial kini menjadi sarana yang banyak dimanfaatkan dalam penyebaran informasi kesehatan reproduksi remaja. Literature review ini bertujuan untuk menilai efektivitas media sosial dalam mendukung promosi kesehatan reproduksi atau seksualitas pada remaja. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar dengan rentang tahun 2021–2025 menggunakan kata kunci “media sosial”, “promosi kesehatan”, “seksualitas atau reproduksi”, dan “remaja”. Sebanyak lima artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai platform seperti WhatsApp, komik digital, TikTok, dan Instagram terbukti dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi, memperbaiki perilaku, serta memperluas jangkauan edukasi melalui konten visual yang menarik dan mudah diakses. Namun, beberapa tantangan juga ditemukan, seperti risiko penyebaran informasi yang tidak akurat dan rendahnya literasi digital pada sebagian remaja. Secara keseluruhan, media sosial efektif digunakan sebagai sarana promosi kesehatan reproduksi, terutama apabila disertai dengan pengawasan konten dan peningkatan literasi digital. Pemanfaatan media sosial dinilai mampu menjadi strategi edukasi yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja.
Copyrights © 2025