Jurnal Media Akademik (JMA)
Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember

MENERAPKAN TEORI MULTIMEDIA LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KUALIATAS PEMBELAJARAN

Naila Aryani (Unknown)
Agus Lestari (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Dec 2025

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong penggunaan new media dan multimedia dalam pembelajaran, yang terbukti dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di era digital ini. Multimedia interaktif mencakup unsur animasi, teks, gambar, dan audio, yang memungkinkan pemrosesan informasi secara simultan melalui saluran verbal dan visual, sejalan dengan teori Multimedia Learning (TMM) yang dikembangkan oleh Mayer. Desain ini krusial untuk memastikan bahwa pembelajaran interaktif dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, yang merupakan prasyarat penting bagi keberhasilan akademik. Kajian ini bertujuan untuk meninjau literatur secara sistematis (Systematic Literature Review/SLR) mengenai penerapan prinsip-prinsip desain multimedia, pengaruhnya terhadap motivasi belajar, dan dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis serta hasil belajar siswa di berbagai jenjang pendidikan. Proses pencarian literatur untuk tinjauan sistematis umumnya dilakukan melalui basis data akademik utama seperti Google Scholar, ERIC, dan DOAJ, dengan kombinasi kata kunci seperti “multimedia pembelajaran,” “interactive multimedia learning,” “Mayer’s Principles,” dan “motivasi belajar” . Rentang studi yang disertakan dalam tinjauan literatur berfokus pada publikasi sepuluh tahun terakhir untuk menjaga kebaruan temuan, termasuk studi-studi yang berfokus pada efektivitas multimedia interaktif dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa. Temuan utama dari sintesis literatur menunjukkan bahwa penerapan prinsip desain kognitif seperti kontiguitas dan modalitas sangat penting untuk mengelola beban kognitif (cognitive load) dan meningkatkan efisiensi belajar, serta mengurangi extraneous cognitive load . Selain itu, multimedia interaktif, terutama yang diimplementasikan melalui model Problem-Based Learning (PBL) atau mobile learning, terbukti secara signifikan meningkatkan motivasi, minat, dan hasil belajar peserta didik, bahkan dalam konteks perguruan tinggi. Implikasinya, guru dan pengembang media harus menguasai model pengembangan multimedia dan teori kognitif agar media yang dihasilkan tidak hanya inovatif tetapi juga efektif secara pedagogis dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jma

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi ...