Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak tekanan akademik dan tekanan dari orang tua terhadap tingkat stres serta kondisi kesehatan mental siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan dokumentasi. Metode analisis data yang diterapkan adalah deskriptif-analitis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tekanan yang bersumber dari lingkungan pendidikan maupun keluarga memberikan dampak negatif terhadap siswa. Tekanan akademik dapat menimbulkan kecemasan berlebih, gangguan tidur, serta penurunan fokus belajar. Di sisi lain, tekanan dari orang tua berupa tuntutan prestasi yang tidak realistis dapat membuat siswa merasa tertekan, takut gagal, dan mengalami penurunan kepercayaan diri. Jika dibiarkan, stres yang berkepanjangan ini dapat mengganggu keseimbangan mental siswa dan menghambat kemampuan mereka dalam belajar serta bersosialisasi secara sehat. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung secara emosional, serta menerapkan pendekatan yang menekankan proses belajar, bukan hanya hasil akhir. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pihak sekolah, guru Bimbingan Konseling (BK), dan orang tua dalam menciptakan suasana belajar yang responsif terhadap kebutuhan psikologis siswa.
Copyrights © 2025