Studi ini mengkaji pengaruh Return on Assets (ROA), Earnings per Share (EPS), dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan di subsektor makanan dan minuman yang tercatat di BEI semasa periode 2022–2024. Regresi data panel dengan model CEM, FEM, serta REM menggunakan EViews 13 digunakan untuk mengevaluasi data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan 20 perusahaan terpilih, menghasilkan total 60 observasi. Hasil menunjukkan bahwa ROA serta EPS tidak mempunyai dampak parsial yang signifikan terhadap nilai perusahaan, menyarankan bahwasannya investor tidak menganggap keuntungan jangka pendek serta laba per saham sebagai pertimbangan penting dalam menentukan nilai perusahaan. Di sisi lain, ukuran perusahaan memiliki dampak positif yang signifikan, menunjukkan bahwa perusahaan dengan aset lebih besar dinilai lebih tinggi oleh pasar karena dianggap lebih stabil, memiliki kemampuan operasional yang lebih baik, dan dapat mengelola risiko dengan lebih baik. Hasil studi ini menegaskan bahwasannya pada subsektor makanan serta minuman, nilai perusahaan lebih dipengaruhi oleh skala dan kekuatan aset dibandingkan indikator profitabilitas, sekaligus memberikan kontribusi empiris terhadap literatur keuangan dan panduan strategis bagi manajemen dan investor.
Copyrights © 2025