Keselamatan lalu lintas merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan sistem transportasi jalan, yang juga dipengaruhi oleh ketersediaan dan efektivitas perlengkapan jalan berupa rambu dan marka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas rambu dan marka jalan terhadap angka kecelakaan lalu lintas di Jalan Gunung Selatan, Kota Tarakan, yang merupakan ruas jalan provinsi dengan karakteristik geometrik berisiko serta tingkat kecelakaan yang relatif tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan dan observasi langsung untuk memperoleh data primer mengenai kondisi eksisting rambu dan marka jalan, serta studi literatur dan data kecelakaan lalu lintas periode 2021–2024 sebagai data sekunder. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar segmen Jalan Gunung Selatan tidak dilengkapi rambu lalu lintas yang memadai, sementara marka jalan yang tersedia sangat terbatas, tidak merata, dan sebagian besar tidak memenuhi standar teknis yang berlaku. Kondisi tersebut berkaitan dengan tingginya angka kecelakaan lalu lintas, khususnya pada segmen jalan dengan tanjakan, turunan, dan tikungan beruntun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rendahnya efektivitas rambu dan marka jalan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kecelakaan, sehingga diperlukan perbaikan dan penambahan sarana penunjang keselamatan jalan sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan dan pedoman teknis Bina Marga. Penggunaan sarana penunjang keselamatan jalan yang lengkap, tepat, dan terpelihara diharapkan mampu meningkatkan keselamatan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan di Jalan Gunung Selatan, Kota Tarakan.
Copyrights © 2025