Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan serta mengidentifikasi prioritas perbaikan layanan di Objek Wisata Pulau Dodola, Kabupaten Pulau Morotai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif observasional dengan metode Service Quality (SERVQUAL). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan wawancara kepada wisatawan sebagai responden, dengan instrumen penelitian yang disusun berdasarkan lima dimensi kualitas layanan, yaitu bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan dan keamanan (assurance and safety), serta kepedulian (empathy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh atribut pelayanan memiliki nilai kesenjangan (gap) negatif, yang mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan belum memenuhi harapan wisatawan dan masih memerlukan perbaikan. Analisis terhadap kelima dimensi SERVQUAL menunjukkan bahwa dimensi jaminan memiliki nilai gap tertinggi dengan rata-rata sebesar −1,366, sehingga termasuk dalam kategori tidak baik. Temuan ini menegaskan bahwa aspek jaminan, seperti keselamatan, kompetensi petugas, dan rasa aman wisatawan, perlu menjadi prioritas utama dalam upaya peningkatan kualitas layanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengelola pariwisata dan pemangku kepentingan terkait dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas pelayanan guna meningkatkan kepuasan wisatawan serta mendukung pengelolaan pariwisata Pulau Dodola yang berkelanjutan
Copyrights © 2025