Jurnal Media Akademik (JMA)
Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember

FALSIFIKASI SEBAGAI FONDASI ILMU: ANALISIS KRITIS TERHADAP EPISTEMOLOGI KARL POPPER

Erna Martia Anggraini (Unknown)
Faizal (Unknown)
Safari Daud (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Dec 2025

Abstract

Konsep falsifikasi sebagai fondasi ilmu dalam epistemologi Karl Popper. Popper menolak tradisi induktivisme positivistik yang menganggap ilmu berkembang melalui verifikasi akumulatif, dan mengajukan falsifiabilitas sebagai kriteria utama keilmuan. Menurut Popper, suatu teori hanya dapat dianggap ilmiah jika membuka kemungkinan untuk diuji dan dibantah oleh bukti empiris. Melalui pendekatan conjectures and refutations, Popper menekankan bahwa ilmu bersifat tentatif, selalu dapat direvisi, dan berkembang melalui proses kritik rasional yang berkelanjutan. Kajian ini juga menyoroti implikasi falsifikasi terhadap metodologi penelitian modern, termasuk pentingnya rumusan hipotesis yang spesifik, desain penelitian yang memungkinkan pengujian ketat, serta sikap ilmiah yang terbuka terhadap koreksi. Analisis menunjukkan bahwa meskipun falsifikasionisme Popper memberikan kontribusi signifikan bagi fondasi epistemologi ilmu, ia tetap menghadapi kritik terkait praktik ilmiah aktual dan keterbatasannya dalam disiplin non-eksperimental. Namun demikian, falsifikasi tetap menjadi kerangka penting dalam memahami dinamika perkembangan ilmu dan objektivitas dalam penelitian.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jma

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi ...