Penelitian ini mengkaji implementasi model pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterampilan abad 21 siswa sekolah menengah. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan melibatkan 120 siswa dari dua sekolah berbeda di Bandung. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, kuesioner, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas siswa. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan keterampilan abad 21 sebesar 34% dibandingkan kelompok kontrol. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan pendidikan kontemporer. Temuan ini memiliki signifikansi teoretis dan praktis yang penting. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya pemahaman tentang mekanisme bagaimana pembelajaran berbasis proyek dapat mengintegrasikan pengembangan keterampilan kognitif, sosial, dan afektif secara simultan. Secara praktis, penelitian ini menyediakan bukti empiris yang dapat menjadi landasan bagi pembuat kebijakan pendidikan dan praktisi dalam merancang dan mengimplementasikan transformasi pedagogik yang responsif terhadap kebutuhan abad 21. Implikasi lebih lanjut mencakup perlunya pengembangan profesional guru yang berkelanjutan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang memadai untuk implementasi PBL yang efektif.
Copyrights © 2025