Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspor minyak dan gas bumi (migas), ekspor nonmigas, serta impor terhadap neraca perdagangan Indonesia dengan menggunakan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Data yang digunakan berupa data time series tahunan selama periode 2020–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode ARDL dipilih karena memiliki keunggulan dalam menganalisis hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel ekonomi meskipun variabel-variabel tersebut memiliki tingkat stasioneritas yang berbeda. Hasil pengujian Bounds Test menunjukkan adanya hubungan kointegrasi antara ekspor migas, ekspor nonmigas, impor, dan neraca perdagangan Indonesia, yang menandakan adanya keseimbangan jangka panjang di antara variabel-variabel tersebut. Estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa ekspor nonmigas berpengaruh positif dan signifikan terhadap neraca perdagangan, mencerminkan peran penting sektor nonmigas dalam memperkuat kinerja perdagangan nasional. Sebaliknya, impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap neraca perdagangan, yang menunjukkan bahwa peningkatan impor berpotensi memperlebar defisit perdagangan. Sementara itu, ekspor migas menunjukkan pengaruh yang fluktuatif akibat ketergantungan pada harga energi global. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi diversifikasi ekspor nonmigas serta pengendalian impor untuk menjaga stabilitas neraca perdagangan Indonesia dalam jangka panjang.
Copyrights © 2025