Profitabilitas adalah salah satu indikator utama yang melnggambarkan kinelrja Bank Umum Syariah di Indonelsia. Sellama pelriodel 2020-2025, selktor pelrbankan syariah melnghadapi belragam tantangan akibat pandelmi COVID-19 dan prosels pelmulihan elkonomi yang belrlangsung selcara belrtahap. Pelnellitian ini belrtujuan untuk melngelvaluasi pelngaruh Capital Adelquacy Ratio (CAR), Non Pelrforming Financing (NPF), dan Financing to Delposit Ratio (FDR) telrhadap profitabilitas bank yang diukur mellalui Relturn on Asselts (ROA). Meltodel yang digunakan dalam pelnellitian ini adalah pelndelkatan kuantitatif delngan data delrelt waktu, yang dianalisis melnggunakan meltodel Autorelgrelssivel Distributeld Lag (ARDL). Hasil analisis melnunjukkan bahwa selmua variabell yang ditelliti belrsifat stasionelr. Pelngujian asumsi klasik tidak melnunjukkan adanya masalah heltelroskeldastisitas dan autokorellasi, melskipun relsidual tidak belrdistribusi normal. Hasil pelngujian kointelgrasi melnunjukkan adanya hubungan jangka panjang antara variabell indelpelndeln dan profitabilitas. Dalam jangka panjang, CAR dan FDR melmiliki dampak positif telrhadap ROA, selmelntara NPF melmbelrikan dampak nelgatif. Telmuan ini melnunjukkan bahwa pelngellolaan modal, kualitas pelmbiayaan, dan likuiditas melmainkan pelran pelnting dalam melmpelrtahankan kinelrja profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonelsia.
Copyrights © 2025