Penelitian ini mengkaji pengaruh inflasi dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap harga saham perbankan di Indonesia secara kuantitatif menggunakan data runtut waktu bulanan yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia. Analisis dilakukan dengan model regresi linier berganda yang didukung oleh pengujian asumsi klasik, uji t, uji F, serta koefisien determinasi untuk menilai kekuatan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan fluktuasi nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham sektor perbankan. Kenaikan inflasi dan pelemahan nilai tukar cenderung menekan kinerja perusahaan perbankan dan menurunkan minat investor di pasar modal. Secara keseluruhan, kedua variabel makroekonomi tersebut memiliki peran penting dalam menentukan arah pergerakan harga saham bank. Temuan ini menegaskan bahwa stabilitas ekonomi makro merupakan fondasi utama bagi ketahanan kinerja saham perbankan di Indonesia dalam menjaga kepercayaan investor, keberlanjutan investasi, dan stabilitas pasar modal nasional jangka panjang serta mendukung kebijakan moneter dan fiskal berkelanjutan.
Copyrights © 2025