Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas X pada materi trigonometri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa kelas X MP 2 di SMK Widya Manggala, Jakarta Timur, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep matematika yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model PBL. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, uji t sampel berpasangan, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 55,48 meningkat menjadi 74,88 pada posttest. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai thitung> ttabel, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 0,4358 atau 43,58% berada pada kategori peningkatan sedang. Hasil menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Dengan demikian, model PBL dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika, khususnya pada materi trigonometri.
Copyrights © 2025