Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur dalam pentas teater SOSIALTEATRIKAL "Sang Pemikul Tandu" karya Gepeng Nugroho berdasarkan teori Austin dengan kajian sosiolinguistik. Tindak tutur merupakan aspek penting dalam pertunjukan teater yang mencerminkan interaksi sosial dan pola komunikasi dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, dan pencatatan terhadap pertunjukan teater. Sumber data primer berupa rekaman video dan transkrip naskah pertunjukan. Analisis difokuskan pada jenis-jenis tindak tutur berdasarkan klasifikasi Austin meliputi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam dialog dan interaksi antar tokoh, dikaji melalui metode padan ekstralingual dengan mempertimbangkan konteks sosial, situasi tutur, dan relasi antar tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan teater ini mengandung ketiga jenis tindak tutur yang mencerminkan konteks sosial, relasi kekuasaan, dan strategi komunikasi antar tokoh. Tindak tutur lokusi menyampaikan informasi faktual mengenai kondisi sosial, tindak tutur ilokusi menyatakan sikap, perintah, larangan, dan penegasan relasi sosial dengan jenis direktif dan asertif yang dominan, sedangkan tindak tutur perlokusi menimbulkan dampak emosional dan tindakan tertentu. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami hubungan antara penggunaan bahasa dalam seni teater dengan konteks sosial dari perspektif sosiolinguistik, khususnya dalam merepresentasikan struktur kekuasaan dan dinamika sosial dalam masyarakat..
Copyrights © 2025