Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS DEKONSTRUKSI TOKOH BEKTI DAN JAUL DALAM NASKAH DRAMA TUHAN, TOLONG BUNUH EMAK KARYA YESSY NATALIA Afra Azizah; Iqbal Lukman H; Dinna Mafiroh; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2026

Abstract

Penelitian ini menganalisis dekonstruksi tokoh Bekti dan Jaul dalam naskah drama Tuhan, Tolong Bunuh Emak karya Yessy Natalia dengan menggunakan teori dekonstruksi Jacques Derrida. Melalui analisis oposisi biner seperti iman versus keraguan dan ketulusan versus manipulasi, penelitian ini mengungkap kontradiksi dan dinamika karakter yang menantang interpretasi konvensional. Bekti, yang tampak bertanggung jawab, justru menunjukkan keraguan dan ketidaktegasan, sedangkan Jaul, penagih utang yang ramah, menyembunyikan sifat manipulatif. Temuan ini menunjukkan bahwa karakter dalam drama ini melampaui kategorisasi konvensional, mencerminkan kompleksitas perilaku manusia. Elemen-elemen ini mengungkap konflik mendasar dan ketidakstabilan struktur hierarki dalam teks. Melalui interpretasi dialog dan tindakan karakter, penelitian ini menunjukkan bagaimana sifat mereka melampaui kategorisasi konvensional, sehingga memperdalam pemahaman tentang perilaku manusia dan dinamika sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kritik sastra dengan menunjukkan relevansi dekonstruksi dalam analisis naskah drama. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan dekonstruksi dalam menggali makna alternatif, mendorong pembaca untuk mempertanyakan norma dan mengeksplorasi interpretasi baru. Perspektif ini sejalan dengan pandangan Derrida bahwa teks secara inheren mengandung kontradiksi yang membuatnya terbuka untuk berbagai interpretasi. Temuan ini menyoroti pentingnya pendekatan kritis seperti dekonstruksi untuk sepenuhnya menghargai kompleksitas dan kekayaan karya sastra.
KRITIK SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA WARUNG COLITIK KARYA ZOHRY JUNEDI: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA Dinna Mafiroh; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2494

Abstract

Sastra merupakan cerminan kehidupan yang tidak hanya menyajikan realitas, tetapi juga menyuarakan kritik terhadap ketimpangan yang terjadi di masyarakat. Salah satu genre sastra yang efektif dalam menyampaikan kritik sosial adalah drama. Naskah drama Warung Colitik karya Zohry Junedi merupakan contoh satir sosial-politik yang menampilkan berbagai bentuk penyimpangan moral, etika, dan hukum dalam kehidupan politik kontemporer Indonesia. Melalui tokoh-tokohnya yang mewakili figur elite politik dan masyarakat marjinal, drama ini menggambarkan rusaknya sistem kekuasaan dan dominasi kepentingan pribadi di atas kepentingan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kritik sosial dalam naskah tersebut dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil analisis menunjukkan bahwa drama ini menyampaikan kritik tajam terhadap korupsi, kolusi, politik uang, kekerasan politik, manipulasi publik, serta degradasi moral elite. Drama ini juga memanfaatkan simbol, metafora, dan ironi sebagai perangkat artistik untuk memperkuat pesan kritik sosial. Dengan demikian, Warung Colitik berfungsi sebagai cermin sosial dan perlawanan kultural terhadap dominasi kekuasaan yang korup.