Penelitian ini mendeskripsikan pengembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMR) di lembaga pendidikan sebagai upaya strategis untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan akurasi data, serta mendukung transformasi digital dalam pengelolaan risiko. Penelitian ini berfokus pada tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi SIMR, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi guna memperoleh data yang komprehensif terkait pengembangan dan pemanfaatan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIMR mampu meningkatkan efektivitas identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko melalui pendokumentasian data yang terstruktur serta fitur pelaporan real-time. Sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan berbasis data dengan menyediakan informasi risiko yang akurat dan terintegrasi bagi pimpinan lembaga. Namun, implementasi SIMR masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi teknologi informasi, minimnya infrastruktur, serta resistensi terhadap perubahan organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SIMR merupakan inovasi strategis yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas manajemen dan kesiapan lembaga pendidikan dalam menghadapi risiko operasional.
Copyrights © 2025