Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah lingkungan klinis di mana ada situasi darurat dan ketidakpastian tinggi, yang membuat pasien dan keluarganya sangat cemas. Dianggap sebagai intervensi non-farmakologis yang penting untuk meredakan kecemasan ini, komunikasi terapeutik perawat dianggap penting. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk melihat bagaimana komunikasi terapeutik perawat dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan di IGD. Berdasarkan metodologi kajian literatur, tinjauan ini merangkum temuan lima artikel penelitian yang relevan dari tahun 2020 hingga 2025. Dengan menggunakan desain analitik korelatif, cross-sectional, dan pre-test post-test, pasien dan keluarga mereka digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil dari semua studi menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan—atau korelasi—antara komunikasi terapeutik perawat dan penurunan tingkat kecemasan. Dalam sebagian besar penelitian, ditemukan bahwa komunikasi terapeutik yang efektif mampu mengubah mayoritas responden dari kategori cemas sedang menjadi tidak cemas atau cemas ringan (p - 0,036). Selain itu, ada bukti bahwa pendekatan komunikasi yang informatif, seperti menggunakan slogan seperti Know, Check, dan Ask, dapat membantu mengurangi kecemasan keluarga pasien. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik perawat adalah strategi berbasis bukti yang sangat efektif dalam mengurangi kecemasan dan merupakan komponen penting dari asuhan keperawatan di ruang gawat darurat.
Copyrights © 2026