Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

THE READINESS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS TO FACE MENARCHE: LITERATURE REVIEW Putri Via; Neni Nuraeni; Ida Rosidawati
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 4, No 2 (2021): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v4i2.178

Abstract

Menarche is the first menstruation for a woman as a sign that the fertile cycle has begun. The negative impact will happened when the child experiences menarche such as; anxious, afraid of shock and restless. The purpose of this Literature Review is to know the readiness of elementary school students to face menarche. This research method is literature review by using Google Scholars Search Engine and Garuda Portal obtained 13 articles that match the keyword readiness of menarche.  The results showed that age and knowledge about menarche greatly influenced by the readiness of children to face menarche. The readiness of younger child experiences menarche is very limited so that the child will feel anxious, afraid, shocked and restless. It is recommended to maximize the role of the family in providing information about menarche to the child.
Kualitas Hidup Pasien Pasca Bedah Pintas Arteri Koroner (BPAK) Ida Rosidawati; Kusman Ibrahim; Aan Nuraeni
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.578 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v4i2.238

Abstract

Penyakit Jantung koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama dan pertama angka kematian di negara maju dan berkembang, termasuk Indonesia. Angka kematian akibat PJK yang semakin meningkat perlu mendapatkan perhatian khusus. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan tindakan Bedah Pintas Arteri Koroner (BPAK) yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Pasien pasca BPAK mengalami perubahan dalam hal bio-psiko-sosio-spiritual yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas hidup selama ini masih umum dan mengacu pada budaya dan pelayanan kesehatan di luar negeri, padahal kualitas hidup dipengaruhi oleh budaya setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplor kualitas hidup pasien pasca BPAK di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan jumlah partisipan sebanyak 6 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara semi terstruktur yang mengacu pada intrumen Short Form36. Analisa data menggunakan content analysis. Hasil Penelitian yaitu secara fisik semua partisipan masih merasakan nyeri di bekas luka operasi seperti kesemutan dan baal, tetapi tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-harinya. Secara emosional semua partisipan mengungkapkan rasa bahagia karena sudah terbebas dari penyakitnya, walaupun tidak sembuh secara total tetapi semua partisipan menerima keadaan dirinya. Secara Sosial semua partisipan mengungkapkan bahwa dukungan keluarga dan dukungan orang sekitar sangat dibutuhkan. Bentuk spiritualitas pada penelitian ini adalah partisipan merasa lebih dekat dengan Tuhan dan lebih mensyukuri keadaannya sekarang. Berdasarkan hasil penelitian terdapat aspek baru yang didapatkan dari hasil penelitian ini yaitu pentingnya spiritualitas dalam kualitas hidup partisipan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam proses asuhan keperawatan.Kata kunci:Bedah Pintas Arteri Koroner, Kualitas Hidup,Short Form36.Quality of Life among Patients with Post Coronary Artery Bypass SurgeryAbstractCoronary Artery Diseases (CAD) remains one of the major problems lead to a high mortality rate in many countries including Indonesia. Thus, treatment such as coronary artery bypass surgery is considered as a common treatment to reduce the fatal risks. However, post-surgical problems may arise which can diminish the patient’s quality of life regardless cultural and contextual causal factors. This descriptive qualitative study aimed to explore the quality of life among patients undergone the coronary artery bypass surgery in Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung. Data were collected using an individual semi-structured interview following the Short Form 36 instrument (SF-36) with six participants were recruited. Content analysis was employed to analysis the transcribed data. Findings revealed that all participants have experienced pain, numbness and tingling sensations particularly on the surgical sites without the presence of any daily activity living disturbances. They expressed more positive emotional feelings because of having freedom from their illness. The presence of strong social supports given by families and relatives has motivated the patients to face their recovery phase. In addition, participants expressed the need to have spiritual care which can help them to feel getting closer to the Lord and being more grateful for whatever situations they may have at the moment. Findings have further emphasised the importance of spirituality in the achievement of good quality of life among the participants. The result is expected to contribute to the improvement of best quality of post-operative nursing care plan. Keywords: Coronary Arterial By-Passed Surgery, post-operative care, quality of life, spirituality.
KARAKTERISTIK PASIEN INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SINGAPARNA MEDIKA CITRAUTAMA (RSUD SMC) KABUPATEN TASIKMALAYA Ida Rosidawati; Hana Ariyani
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v20i2.608

Abstract

GAMBARAN OBESITAS, HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS MAJLIS TAKLIM PIMPINAN CABANG AISYIYAH KECAMATAN MANGKUBUMI KOTA TASIKMALAYA Hana Ariyani; Ida Rosidawati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v23i2.1110

Abstract

Penyakit Tidak Menular masih merupakan penyebab kematian terbesar secara global. Beberapa di antaranya adalah obesitas, hipertensi dan Diabetes Mellitus (DM). Penyakit tersebut jika dibiarkan dapat menimbulkan komplikasi yang mengakibatkan meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran obesitas, hipertensi dan DM anggota Majlis Taklim Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Adapun populasi pada penelitian ini adalah ibu-ibu anggota Majlis Taklim Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya sebanyak 37 orang. Untuk metode pengambilan sampel yakni total sampling.  Hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Indeks Massa Tubuh (IMT) responden berada pada kategori gemuk berat sebanyak 17 orang (45,9%), tekanan darah sistolik dan diastolik sebagian besar berada pada kategori pra hipertensi sebanyak 14 (37,8%), gula darah sebagian besar berada pada kategori normal sebanyak 32 orang (86,5%). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden mengalami obesitas dan hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka sangat penting untuk melaksanakan upaya pendidikan kesehatan untuk menurunkan berat badan dan mengendalikan tekanan darah supaya terhindar dari komplikasi yang serius.
Nutritional Status Based on Body Mass Index and Waist Circumference in the Elderly in the Regional Leadership of 'Aisyiyah, Tasikmalaya City Ida Rosidawati; Nia Restiana; Neni Nuraeni; Lilis Lismayanti; Rosy Rosnawanty; Usman Sasyari; Miftahul Falah
HealthCare Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v7i1.6164

Abstract

Elderly people are a population group that experiences various physiological changes with age that affect nutritional status. Food consumption and the body's utilization of nutrients can be used to estimate nutritional status. The Body Mass Index and Waist Circumference are two methods used to evaluate the nutritional condition of the elderly. This study purpose to determine the nutritional status based on Body Mass Index and Waist Circumference in the elderly in the Aisyiyah regional leadership of Tasikmalaya City. This research method used a descriptive study with a cross-sectional design. The number of samples in this study was 33 elderly people with an accidental sampling technique. Interviews were conducted with the research subjects to obtain age data, then body weight, height and waist circumference were taken. The analysis used univariate analysis, namely frequency distribution. The results of the study showed that the nutritional status of respondents based on BMI was mostly normal, as many as 19 people (58%), while the nutritional status of respondents based on waist circumference was mostly central obesity, as many as 26 people (79%). Although the nutritional status of respondents based on BMI was mostly normal, most of the respondents' waist circumference experienced central obesity. This deserves attention, because central obesity can increase the risk factors for metabolic and cardiovascular disorders, therefore it is recommended that waist circumference can be reduced.
Nutritional Status Based on Body Mass Index and Waist Circumference in the Elderly in the Regional Leadership of 'Aisyiyah, Tasikmalaya City Ida Rosidawati; Nia Restiana; Neni Nuraeni; Lilis Lismayanti; Rosy Rosnawanty; Usman Sasyari; Miftahul Falah
HealthCare Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v7i1.6164

Abstract

Elderly people are a population group that experiences various physiological changes with age that affect nutritional status. Food consumption and the body's utilization of nutrients can be used to estimate nutritional status. The Body Mass Index and Waist Circumference are two methods used to evaluate the nutritional condition of the elderly. This study purpose to determine the nutritional status based on Body Mass Index and Waist Circumference in the elderly in the Aisyiyah regional leadership of Tasikmalaya City. This research method used a descriptive study with a cross-sectional design. The number of samples in this study was 33 elderly people with an accidental sampling technique. Interviews were conducted with the research subjects to obtain age data, then body weight, height and waist circumference were taken. The analysis used univariate analysis, namely frequency distribution. The results of the study showed that the nutritional status of respondents based on BMI was mostly normal, as many as 19 people (58%), while the nutritional status of respondents based on waist circumference was mostly central obesity, as many as 26 people (79%). Although the nutritional status of respondents based on BMI was mostly normal, most of the respondents' waist circumference experienced central obesity. This deserves attention, because central obesity can increase the risk factors for metabolic and cardiovascular disorders, therefore it is recommended that waist circumference can be reduced.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DI LINGKUNGAN PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH DAN AISYIAH CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA Heri Budiawan; Yuyun Solihatin; Bayu Brahmantia; Ida Rosidawati; Gugun Gundara
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v4i1.5511

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi faktor risiko utama untuk penyakit serius seperti kardiovaskular, stroke, dan gagal ginjal. WHO mencatat peningkatan prevalensi hipertensi global, dengan 1,13 miliar kasus di tahun 2019, terutama di negara berkembang. Di Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 34,1% menurut Riskesdas 2018. Faktor risiko hipertensi meliputi gaya hidup yang tidak sehat seperti konsumsi makanan tinggi garam, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol berlebihan. Kondisi ini dapat dicegah dan dikelola melalui upaya promosi kesehatan, salah satunya dengan melakukan penyuluhan tentang pentingnya perubahan gaya hidup sehat. Kegaitan pengabdian masyarakat yang dilakukan pada tanggal 26 November 2023 yaitu dengan memberikan pendidikan kesehatan pada warga di lingkungan pimpinan cabang muhammadiyah Tasikmalaya mengenai hipertensi meliputi kesadaran tentang hipertensi, faktor risiko, dan langkah pencegahannya. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan media edukasi. Hasil menunjukkan bahwa 56,67% peserta mengalami hipertensi, selain tingginya angka kejadian hipertensi yang menjadi masalah lain diantaranya adalah sebagian besar masyarakat tidak menyadari bahwa mereka mengalami hipertensi. Dengan Kegiatan ini di harapkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait deteksi dini dan manajemen hipertensi.
PEMANFAATAN VIRTUAL REALITY DAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA SIMULASI PEMBELAJARAN ANATOMI KLINIK KEGAWATDARURATAN PADA PENDIDIKAN KEPERAWATAN: LITERATUR REVIEW Putri Maharani Gandari; Habil Akbariana Musti Muslimin; Ida Rosidawati; Hana Aryani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tj6pyb82

Abstract

Anatomi merupakan mata kuliah dasar dalam pendidikan keperawatan yang berperan penting dalam pemahaman mahasiswa terhadap struktur dan fungsi tubuh manusia sebagai dasar praktik klinis. Pembelajaran anatomi umumnya dilakukan melalui demonstrasi model anatomi, praktikum laboratorium, serta pemanfaatan buku teks dan gambar dua dimensi. Namun, metode pembelajaran tradisional tersebut masih memiliki keterbatasan, terutama dalam memberikan visualisasi struktur tubuh, menurunkan minat dan motivasi belajar mahasiswa, serta menyulitkan mahasiswa dalam mengaitkan konsep teoritis dengan penerapannya pada praktik klinis, khususnya dalam situasi kegawatdaruratan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran anatomi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran anatomi pada pendidikan keperawatan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Penelitian menggunakan metode literature review, pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci “Virtual Reality” OR “Augmented Reality” AND “Keperawatan” AND “Anatomi”, dengan penerapan operator Boolean OR dan AND. Proses seleksi dan penyaringan artikel dilakukan secara sistematis dan disajikan menggunakan diagram PRISMA (Preferred Reporting Items Systematic Reviews and Meta-Analyses). Hasil literature review menunjukkan bahwa penggunaan AR dan VR dalam pembelajaran anatomi memberikan dampak positif terhadap pemahaman mahasiswa, motivasi belajar, serta kemampuan visualisasi struktur tubuh melalui simulasi yang menyerupai kondisi nyata. AR dan VR membantu integrasi pengetahuan anatomi dengan konteks klinis serta mendukung kesiapan praktik keperawatan, meskipun efektivitasnya terhadap hasil belajar bervariasi antar studi.
PERAN KREATIVITAS PERAWAT DALAM OPTIMALISASI MANAJEMEN PASIEN PADA SITUASI FASILITAS MEDIA MINIM: LITERATURE REVIEW Dila Ananda Herdiana; Anna Fitri Indriani; Ida Rosidawati; Hana Ariyani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ak9m4170

Abstract

Unit Gawat Darurat (IGD) adalah lingkungan pelayanan kesehatan yang bertekanan tinggi dan seringkali menghadapi situasi kritis yang terhambat oleh keterbatasan sarana dan prasarana medis. Untuk menjamin keselamatan dan kualitas layanan, kreativitas perawat menjadi kompetensi krusial sebagai strategi untuk mengatasi kesenjangan antara tuntutan perawatan optimal dan realita keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kreativitas yang diterapkan oleh perawat IGD dalam manajemen pasien dengan keterbatasan sarana menggunakan desain Literature Review dengan pendekatan deskriptif-analitik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kreativitas perawat terbagi menjadi adaptasi kognitif dan adaptasi sistemik/organisasi untuk mengatasi kepadatan pasien. Secara sistemik, perawat gawat darurat secara kreatif mengadaptasi penggunaan sumber daya, peran kepegawaian, dan proses perawatan pasien untuk memperluas kapasitas dan mempercepat proses. Model Transprofessional Care adalah contoh nyata inovasi sistemik yang terbukti signifikan menurunkan angka rawat inap (18.0% vs 38.0%), menawarkan solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan ruang rawat inap dan overcrowding. Secara kognitif, perawat menunjukkan adaptasi dengan memodifikasi perhatian dan fokus mereka dari strategi proaktif/retrospektif menjadi lebih perhatian pada pemenuhan kebutuhan saat ini. Sebagai simpulan, kreativitas perawat merupakan komponen adaptif yang vital untuk optimalisasi manajemen pasien di tengah fasilitas minim dan kepadatan, sehingga diperlukan dukungan manajerial terstruktur, pelatihan resiliensi, dan pelembagaan inovasi sistemik seperti Transprofessional Care untuk memastikan pelayanan yang unggul dan berkelanjutan.
KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT SEBAGAI STRATEGI PENURUNAN KECEMASAN KLIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD): LITERATURE REVIEW Intan Januaristi; Muhammad Taopik Ambari; Ida Rosidawati; Hana Ariyani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tbhqxh39

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah lingkungan klinis di mana ada situasi darurat dan ketidakpastian tinggi, yang membuat pasien dan keluarganya sangat cemas. Dianggap sebagai intervensi non-farmakologis yang penting untuk meredakan kecemasan ini, komunikasi terapeutik perawat dianggap penting. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk melihat bagaimana komunikasi terapeutik perawat dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan di IGD. Berdasarkan metodologi kajian literatur, tinjauan ini merangkum temuan lima artikel penelitian yang relevan dari tahun 2020 hingga 2025. Dengan menggunakan desain analitik korelatif, cross-sectional, dan pre-test post-test, pasien dan keluarga mereka digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil dari semua studi menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan—atau korelasi—antara komunikasi terapeutik perawat dan penurunan tingkat kecemasan. Dalam sebagian besar penelitian, ditemukan bahwa komunikasi terapeutik yang efektif mampu mengubah mayoritas responden dari kategori cemas sedang menjadi tidak cemas atau cemas ringan (p - 0,036). Selain itu, ada bukti bahwa pendekatan komunikasi yang informatif, seperti menggunakan slogan seperti Know, Check, dan Ask, dapat membantu mengurangi kecemasan keluarga pasien. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik perawat adalah strategi berbasis bukti yang sangat efektif dalam mengurangi kecemasan dan merupakan komponen penting dari asuhan keperawatan di ruang gawat darurat.