Usaha kuliner skala mikro memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia karena selain menjadi sumber penghasilan, sektor ini juga menyerap tenaga kerja dan memperkuat ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan UMKM kuliner berdasarkan perspektif pelaku usaha lapangan melalui studi pada tiga jenis usaha, yaitu Piscok Lumer, Pisang Goreng Tanduk, dan Dimsum 1000-an. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan observasi lapangan, serta analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis formal, tetapi juga dipengaruhi oleh motivasi berwirausaha, karakter dan nilai personal, kemampuan adaptasi terhadap tantangan operasional, inovasi produk, pengelolaan operasional sederhana namun konsisten, serta strategi pemasaran yang mengandalkan pelanggan tetap dan lokasi strategis. Nilai-nilai personal seperti ketekunan, kesabaran, kejujuran, konsistensi, dan ketahanan mental berperan penting dalam menghadapi fluktuasi harga, persaingan pasar, dan perubahan permintaan. Temuan menegaskan bahwa perspektif pelaku usaha sangat penting untuk memahami keberhasilan UMKM kuliner secara holistik, karena aspek teknis, pengalaman, dan nilai personal saling mempengaruhi keberlanjutan usaha. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis dan praktis bagi pengembangan literatur kewirausahaan serta strategi penguatan UMKM kuliner di Indonesia.
Copyrights © 2026