Nyeri leher merupakan gangguan muskuloskeletal yang umum terjadi pada remaja, terutama pada siswa yang memiliki postur tubuh yang buruk. Prevalensi nyeri leher di Indonesia terjadi pada 16,6% populasi orang dewasa. Nyeri leher disebabkan oleh postur tubuh yang kurang baik seperti membungkuk, dan leher menunduk dalam waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan postur kurang baik dengan nyeri leher pada siswa di sekolah SMK Sirajul Falah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, dengan jumlah sampel 84 siswa kelas 12. Teknik sampling menggunakan rumus slovin. Alat ukur yang digunakan adalah Redcoo Posture Assessment untuk postur tubuh dan Neck Disability Index (NDI) untuk nyeri leher hasil didapatkan siswa yang memiliki postur tubuh yang kurang baik (71,4%), dan siswa mengalami nyeri leher dengan disabilitas sedang (48,8%). Uji Chi-Square menghasilkan nilai p-value =0,001 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara postur kurang baik dengan nyeri leher pada siswa kelas 12 di sekolah SMK Sirajul Falah.
Copyrights © 2026