Penelitian ini membahas mengenai kebiasaan masyarakat batak dalam tradisi mangupa-upa sebagai ungkapan rasa suyukur, doa, harapan serta kegembiraan seperti dalam pernikahan, mendapat prestasi, mendapat kerjaan, orang baru sembuh dari sakit bahkan orang yang ingin naik haji. Tradisi mengupa-upa merupakan sebuah tradisi yang sampai sekarang masih dilakukan oleh masyarakat Batak, terutama pada masyarakat Batak Angkola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi mangupa-upa dan juga nilai yang terkandung didalam acara mangupa-upa yang ada dalam adat Suku Batak Angkola di Kabupaten Padang Lawas Utara. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Teknik penelitian ini ialah wawancara, observasi dan pengumpulan data. Hasil penelitian ini menjelaskan mengenai nilai dan makna yang dilakukan masyarakat batak angkola terhadap tradisi mangupa-upa sebagai rasa ungkapan syukur, doa kepada tuhan yang maha esa serta merupakan mmberikan hadiah terhadap yang diupah-upa. Tradisi mangupa di padang lawas utara khususnya pada pernikahan dipastikan dilaksanakan disetiap pernikahan dalam adat batak angkola. Selain pernikahan upah-upah ini dilakukan untuk orang yang berprestasi, mendapat kerjaan. Selain itu juga dilakukan saat seseorang sehabis sakit, orang yang akan berangkat haji tapi ini biasanya hanya untuk mengasih makan atau hidangan saja atau bahasa bataknya mangalehen mangan.
Copyrights © 2024