Penelitian ini mengkaji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), NonPerforming Financing (NPF), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap tingkat profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Penelitian memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan bank syariah yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan disusun dalam bentuk data panel lintas bank dan waktu. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan tahapan pemilihan model terbaik melalui uji Chow, uji Lagrange Multiplier, dan uji Hausman. Hasil analisis menunjukkan bahwa NPF memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap ROA, sedangkan CAR dan FDR tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara individual. Secara bersama-sama, ketiga variabel terbukti berpengaruh terhadap profitabilitas bank. Nilai koefisien determinasi mengindikasikan bahwa model mampu menjelaskan sebagian variasi ROA, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian pembiayaan bermasalah sebagai kunci dalam menjaga kinerja profitabilitas perbankan syariah. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya penguatan manajemen risiko pembiayaan untuk mendukung keberlanjutan kinerja keuangan bank syariah
Copyrights © 2026