Perubahan sistem pembelajaran menuju model pembelajaran jarak jauh (PJJ) menuntut penyesuaian dalam pelaksanaan supervisi agar kualitas pengajaran tetap terjamin. Artikel ini bertujuan menguraikan bagaimana supervisi akademik dilakukan melalui video conference, apa saja hambatan yang muncul, serta strategi yang dapat diterapkan dalam supervisi berbasis teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai referensi terkait supervisi, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, dan praktik supervisi secara daring. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan video conference membuat supervisi dapat berlangsung lebih fleksibel, efisien, dan tetap mendukung kegiatan observasi, pemberian umpan balik, serta pembinaan profesional secara langsung. Supervisi online juga berkontribusi pada peningkatan kompetensi guru, terutama dalam aspek pedagogis dan kemampuan mengelola pembelajaran digital. Meski demikian, sejumlah tantangan seperti keterbatasan kemampuan teknologi, akses perangkat dan jaringan, serta penyesuaian kurikulum masih sering ditemui. Temuan ini menegaskan perlunya pelatihan menyeluruh, penyediaan sarana digital yang memadai, dan penyusunan SOP supervisi daring guna memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga selama PJJ berlangsung.
Copyrights © 2026