Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana zakat di BAZNAS Kabupaten Pekalongan serta pengaruhnya terhadap tingkat kepercayaan muzakki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi dengan melibatkan pengurus BAZNAS serta muzakki aktif di Kabupaten Pekalongan. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Pekalongan telah menerapkan prinsip akuntabilitas melalui penyusunan laporan keuangan yang mengacu pada PSAK 109, pelaksanaan audit, serta penyampaian laporan pertanggungjawaban kepada pihak-pihak terkait. Transparansi juga diwujudkan melalui publikasi laporan keuangan dan informasi kegiatan penyaluran zakat melalui berbagai media, baik cetak maupun digital. Penerapan kedua prinsip tersebut terbukti memberikan pengaruh positif terhadap persepsi dan tingkat kepercayaan muzakki. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa pemahaman muzakki terhadap isi dan detail laporan keuangan masih relatif terbatas. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kualitas penyajian informasi serta strategi komunikasi yang lebih efektif agar laporan yang disajikan dapat lebih mudah dipahami dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan zakat.
Copyrights © 2026