Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan Islam di tengah kontroversi politik dan perubahan zaman dengan menelaah tren kepemimpinan etis, kondisi darurat sosial, serta merumuskan nilai-nilai kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagai solusi kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussalam Puncak Banyuwangi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipan, studi dokumentasi, dan analisis audio terhadap data wawancara. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, metode, dan pengamat untuk menjamin kredibilitas dan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran paradigma kepemimpinan Islam dari legitimasi simbolik menuju legitimasi etis dan moral, munculnya kondisi darurat sosial akibat rendahnya internalisasi nilai kepemimpinan profetik, serta relevansi nilai kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagai solusi kepemimpinan modern yang etis, adil, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Kontribusi penelitian ini bersifat akademik dan praktis, yaitu memperkuat kerangka konseptual kepemimpinan Islam yang integratif dan aplikatif serta menjadi rujukan etis bagi pemimpin Muslim dalam menghadapi tantangan kepemimpinan kontemporer
Copyrights © 2026