Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan efisiensi sistem keuangan, namun di sisi lain juga mendorong meningkatnya kejahatan siber dan kecurangan digital (digital fraud). Kondisi ini menuntut adanya pendekatan pengawasan dan investigasi yang lebih komprehensif, salah satunya melalui forensic accounting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Forensic Accounting dalam mendeteksi dan menangani fraud digital. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur terhadap jurnal ilmiah, buku, dan publikasi relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Forensic Accounting berperan penting dalam penelusuran jejak digital, analisis anomali transaksi, serta validasi bukti elektronik dengan dukungan teknik computer forensics dan fraud analytics. Namun demikian, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi auditor digital, kebutuhan infrastruktur teknologi, serta isu keamanan data. Secara keseluruhan, Forensic Accounting memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pengendalian internal, meningkatkan tata kelola, dan mendukung proses litigasi dalam menghadapi ancaman fraud di era digital.
Copyrights © 2026