Keamanan pangan masih menjadi permasalahan serius di masyarakat seiring maraknya penyalahgunaan bahan tambahan pangan berbahaya, seperti boraks dan formalin, yang berpotensi membahayakan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, dalam mengidentifikasi makanan yang mengandung boraks dan formalin serta melakukan deteksi sederhana menggunakan bahan alami berupa kulit buah naga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan materi, pelatihan praktik deteksi secara langsung, serta evaluasi berkelanjutan untuk menilai tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai ciri-ciri makanan yang mengandung boraks dan formalin, disertai dengan meningkatnya kemampuan peserta dalam melakukan deteksi sederhana secara mandiri. Pemanfaatan kulit buah naga sebagai indikator alami dinilai efektif, ekonomis, dan mudah diaplikasikan pada skala rumah tangga. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan semakin meningkat serta mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih makanan yang aman dan sehat.
Copyrights © 2026