Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya melalui kehadiran ChatBot berbasis Natural Language Processing (NLP) seperti ChatGPT, Gemini, Claude dan lain-lain. Dengan kata lain teknologi semacam ini dimanfaatkan mahasiswa sebagai alat bantu belajar, penyusunan tugas, pencarian referensi, dan pemecahan masalah akademik. Di satu sisi, AI ChatBot memberikan efisiensi dan kemudahan, namun di sisi lain penggunaan yang berlebihan berpotensi memengaruhi perilaku belajar mahasiswa, seperti menurunnya kemandirian, kemampuan berpikir kritis, serta munculnya ketergantungan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak penggunaan AI ChatBot secara berlebihan terhadap perilaku mahasiswa dalam belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan dukungan data kualitatif melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI ChatBot memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan efisiensi belajar, namun berdampak negatif apabila digunakan tanpa kontrol, etika, dan literasi digital yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan regulasi institusional dan kesadaran mahasiswa agar penggunaan AI tetap mendukung pembelajaran bermakna.
Copyrights © 2026