Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki akar historis kuat dalam masyarakat Indonesia. Memasuki era modern, pesantren menghadapi tantangan besar berupa globalisasi, modernisasi pendidikan, digitalisasi, dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pesantren sebagai lembaga pendidikan alternatif di era modern serta strategi adaptasinya dalam merespons perubahan sosial, budaya, dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap buku dan artikel jurnal ilmiah terbitan lima tahun terakhir (2020–2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren tetap relevan sebagai lembaga pendidikan alternatif karena kemampuannya mengintegrasikan pendidikan keagamaan, pendidikan formal, penguatan karakter, serta pengembangan keterampilan hidup (life skills). Pesantren modern tidak hanya berfungsi sebagai pusat transmisi ilmu keislaman, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial yang berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi strategis dalam sistem pendidikan nasional di era modern.
Copyrights © 2026