Pemanfaatan lahan gambut untuk budidaya tanaman akan menghadapi beberapa kendala diantaranya pH tanah yang rendah, kadar hara yang rendah, serta tanah yang terlalu poros. Untuk itu perlu penambahan bahan yang mengatasi masalah tersebut diantaranya dengan pemanfaatan biokompos. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis dan metode aplikasi biokompos yang terbaik untuk tanaman jagung di lahan gambut. Penelitian penggunakan rancangan acak lengkap dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu dosis biokompos (b) dan metode aplikasi biokompos (m). Dosis biokompos limbah kayu (ton ha-1) yaitu : 2,5 (b1); 5,0 (b2) ; dan 7,5 (b3), dan metode aplikasi biokompos: disebar merata (m1), di larikan (b2); dan di bawah lobang tanam (b3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadap pH tanah, kadar K tanah, tinggi tanaman, jumlah daun, dan kadar klorofil daun jagung. Secara umum perlakuan b2m3 berpotensi untuk meningkatkan pH, dan perlakuan b1m2 dan b3m3 berpotensi meningkatkan kadar K tanah. Terhadap variabel pertumbuhan tanaman, perlakuan b1m3, b2m1 dan b3m2 berpotensi untuk meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun dan kadar klorofil daun jagung.
Copyrights © 2026