Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Perubahan ini memengaruhi cara mahasiswa memilih dan menggunakan gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan gaya belajar mahasiswa berdasarkan pendekatan visual, auditori, kinestetik, diskusi kolaboratif, serta penggunaan media digital. Penelitian menggunakan metode survei kuantitatif deskriptif dengan responden mahasiswa program sarjana. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif serta korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menggunakan kombinasi gaya belajar, dengan pendekatan visual, kinestetik, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai yang paling dominan. Diskusi dan metode auditori tetap berperan, namun kurang efektif jika digunakan secara terpisah. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi perlu diarahkan pada model yang lebih interaktif, fleksibel, dan berpusat pada mahasiswa agar sesuai dengan karakteristik generasi digital.
Copyrights © 2025