Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemersatu Bangsa dalam Keberagaman: Bahasa Indonesia Koto, Caesa Anggia Nissa; Lana, Fairuz Husna; Rosdiana, irna
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20242

Abstract

Indonesia  yang dikenal sebagai salah satu negara kepulauan dengan banyaknya keberagaman budaya dan memiliki lebih dari 700 bahasa daerah. Pada sumpah pemuda tahun 1928 bahasa indonesia secara resmi menjadi simbol persatuan bagi bangsa Indonesia. Namun, hal ini belum diketahui secara mendalam tentang bagaimana Bahasa Indonesia mampu menjadi jembatan bagi perbedaan budaya dan memperkuat identitas nasional, maka dari itu perlu dikaji lebih lanjut dan secara menyeluruh. Dengan metode studi pustaka penelitian ini dikaji secara mendalam tentang bagaimana bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat pemersatu di tengah keberagaman budaya. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Yang mempermudah masyarakat dalam melakukan berbagai aspek kehidupan. sampai-sampai hal ini mulai mencuri perhatian dunia.
Preferensi Metode Pembelajaran Mahasiswa dalam Era Digital Nurawaliyah, Rizky Fadillah; Lana, Fairuz Husna; Rafidah, Amayda Risti; Nugroho, MUhammad Farhan Adi; Hilmy, Muhammad Nurul; Kusumadinata, Ali Alamsyah
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/xbm9zt37

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Perubahan ini memengaruhi cara mahasiswa memilih dan menggunakan gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan gaya belajar mahasiswa berdasarkan pendekatan visual, auditori, kinestetik, diskusi kolaboratif, serta penggunaan media digital. Penelitian menggunakan metode survei kuantitatif deskriptif dengan responden mahasiswa program sarjana. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif serta korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menggunakan kombinasi gaya belajar, dengan pendekatan visual, kinestetik, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai yang paling dominan. Diskusi dan metode auditori tetap berperan, namun kurang efektif jika digunakan secara terpisah. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi perlu diarahkan pada model yang lebih interaktif, fleksibel, dan berpusat pada mahasiswa agar sesuai dengan karakteristik generasi digital.