Permasalahan pendataan dan penyaluran bantuan sosial di Indonesia masih sering menghadapi kendala berupa ketidakakuratan data, tumpang tindih penerima, serta keterlambatan distribusi. Untuk menjawab tantangan tersebut, Dinas Sosial Provinsi Gorontalo meluncurkan aplikasi SIDAK SOSIAL (Sistem Informasi Data dan Layanan Kesejahteraan Sosial) sebagai inovasi dalam memperbaiki kualitas pendataan dan mempercepat proses pelayanan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Sidak Sosial dalam meningkatkan efektivitas pendataan dan penyaluran bantuan sosial di Provinsi Gorontalo, sekaligus memberikan manfaat berupa rekomendasi bagi optimalisasi kebijakan dan praktik digitalisasi layanan sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik studi kasus melalui analisis dokumen resmi, kajian literatur, dan data sekunder terkait digitalisasi perlindungan sosial. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Sidak Sosial memiliki kontribusi positif dalam mempercepat administrasi, meningkatkan transparansi, serta membantu sinkronisasi data penerima bansos. Namun, beberapa hambatan masih ditemui, terutama terkait integrasi dengan DTKS nasional, keterbatasan sumber daya manusia, serta infrastruktur digital di daerah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Sidak Sosial berperan penting dalam mendukung transformasi digital layanan sosial di Gorontalo, tetapi perlu ditunjang dengan penguatan interoperabilitas data, peningkatan kapasitas SDM, serta sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025