Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan hubungan konseptual struktur modal terhadap transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan pada PT Telkom Indonesia Tbk Periode 2023 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Struktur modal memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan pendanaan perusahaan serta memengaruhi perilaku manajerial dalam penyajian laporan keuangan. Transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip utama dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang berfungsi menjaga kepercayaan investor dan kredibilitas perusahaan di pasar modal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi literatur (literature review) yang bersumber dari jurnal ilmiah, laporan tahunan perusahaan publik, serta dokumen resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menelaah hubungan konseptual antara struktur modal, transparansi, dan akuntabilitas pelaporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal PT Telkom yang seimbang antara utang dan ekuitas dapat mendorong peningkatan transparansi pelaporan keuangan, karena perusahaan dengan tingkat leverage tertentu memiliki tekanan untuk lebih terbuka terhadap publik dan kreditur. Peningkatan transparansi ini pada akhirnya berkontribusi terhadap terciptanya akuntabilitas yang lebih baik, di mana manajemen perusahaan mampu mempertanggungjawabkan kinerja dan kebijakan keuangannya secara jujur dan objektif. Secara konseptual, penelitian ini menegaskan bahwa struktur modal memiliki hubungan tidak langsung terhadap akuntabilitas pelaporan keuangan melalui peran transparansi sebagai variabel perantara. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan publik dalam menjaga keseimbangan struktur modal serta memperkuat praktik pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan investor serta reputasi perusahaan di BEI.
Copyrights © 2026