Trauma masa kecil secara signifikan memengaruhi kesejahteraan psikologis dewasa muda di tengah tekanan sosial modern. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengalaman trauma masa kecil, dampak psikologis, dan mekanisme coping pada dewasa muda di Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, menggunakan lima dimensi Bernstein et al. (2003). Pendekatan kualitatif deskriptif dengan purposive sampling menargetkan usia 18-30 tahun berpengalaman trauma (sampel hingga saturasi). Pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipan, dianalisis model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan dengan triangulasi). Hasil menunjukkan emotional abuse dan neglect paling dominan, diikuti physical neglect, abuse, dan sexual abuse jarang, dengan dampak rendahnya harga diri, disregulasi emosi, keterikatan tidak aman, dan tantangan relasi sosial akibat normalisasi budaya. Kesimpulan merekomendasikan program literasi kesehatan mental, pelatihan konselor sekolah, dan dukungan psikososial pencegahan lintas generasi, dengan keterbatasan ukuran sampel dan generalisasi.
Copyrights © 2026