UMKM merupakan sektor yang memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk UMKM Pinyaram Butet yang menjadi objek penelitian ini. Namun, kegiatan operasional UMKM tersebut masih menghadapi permasalahan dalam penyusunan dan pengendalian anggaran, terutama terkait biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead yang berdampak pada efektivitas usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, dan pengendalian anggaran operasional pada UMKM Pinyaram Butet, serta menilai efektivitas penerapannya terhadap efisiensi biaya dan pencapaian tujuan usaha. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan selama dua bulan. Data dianalisis menggunakan penyusunan anggaran penjualan, produksi, pembelian bahan baku, tenaga kerja langsung, overhead, beban penjualan dan administrasi, hingga laporan laba rugi yang dianggarkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM telah mampu menjalankan aktivitas produksi secara stabil, namun belum didukung oleh sistem pencatatan dan penganggaran yang formal. Penyusunan anggaran yang dilakukan peneliti memperlihatkan potensi peningkatan efisiensi biaya, dengan total anggaran penjualan sebesar Rp89.040.000 dan laba operasional sebesar Rp28.169.508. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan anggaran operasional, meskipun sederhana, memiliki peran penting dalam mengendalikan biaya, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, serta membantu UMKM merencanakan produksi dan penjualan secara lebih terstruktur. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi UMKM Pinyaram Butet dalam memperbaiki sistem pengelolaan keuangannya agar usaha dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026