Penelitian ini menguji pengaruh keterbukaan informasi keuangan dan akuntabilitas BUMDes terhadap tingkat kepercayaan publik di BUMDes Ambarwinangun, di tengah tantangan transparansi terbatas dan pencatatan manual yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat meskipun perannya sebagai penggerak ekonomi desa. Tujuan utamanya adalah menguji secara empiris efek kausal variabel-variabel tersebut menggunakan regresi linier berganda. Dengan pendekatan kuantitatif kausal, populasi mencakup 1.868 warga Desa Ambarwinangun, dengan sampel 50 responden dipilih melalui simple random sampling dari yang mengenal BUMDes. Data primer dari kuesioner skala Likert dan sekunder dari dokumen BUMDes dianalisis menggunakan SPSS 27, meliputi uji asumsi klasik, t-test, F-test, dan koefisien determinasi R². Hasil menunjukkan pengaruh positif signifikan: keterbukaan informasi keuangan (β=0,193, t=7,993, p=0,001), akuntabilitas (β=0,892, t=11,580, p=0,001), serta simultan menjelaskan 74,7% varian (F=69,332, p=0,001). Kesimpulan menegaskan kedua variabel meningkatkan kepercayaan publik sesuai Agency Theory, dengan rekomendasi digitalisasi untuk keberlanjutan, meski terbatas ukuran sampel kecil.
Copyrights © 2026