Backlog pendaftaran tanah di Kota Palu menghambat kepastian hukum dan potensi ekonomi, sehingga Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diluncurkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas PTSL melalui mekanisme, capaian, manfaat, dan tantangan di BPN Kota Palu. Menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, populasi mencakup seluruh stakeholder PTSL, dengan sampel purposive 30 informan kunci (10 petugas BPN, 10 aparat daerah, 10 masyarakat). Instrumen terdiri dari wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumen sekunder, dianalisis dengan model Miles dan Huberman menggunakan NVivo serta triangulasi. Hasil menunjukkan PTSL berhasil melampaui target Peta Bidang Tanah dengan ribuan sertifikat terbit, didukung komitmen BPN dan partisipasi masyarakat, menurunkan konflik agraria serta meningkatkan pendapatan daerah. Tantangan utama meliputi dokumen tidak lengkap dan hambatan geografis. Kesimpulannya, PTSL efektif namun perlu penyempurnaan kebijakan untuk keberlanjutan.
Copyrights © 2026