Down Syndrome adalah kelainan genetik akibat kelebihan kromosom ke-21 (trisomi 21) yang memengaruhi perkembangan fisik, intelektual, dan sosial-emosional. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran aktivitas bola voli sebagai media pengembangan diri bagi individu dengan Down Syndrome. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada seorang individu dewasa berusia 25 tahun di Nagari Tigo Jangko, Kabupaten Tanah Datar. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi- terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bola voli memberikan dampak positif pada aspek motorik, sosial, dan emosional. Koordinasi gerak, kemampuan mengikuti instruksi, interaksi sosial, pemahaman giliran, serta rasa percaya diri mengalami peningkatan. Dukungan keluarga dan lingkungan turut memperkuat proses pembelajaran. Secara keseluruhan, bola voli berfungsi sebagai sarana olahraga sekaligus media pembelajaran adaptif dan inklusif bagi penyandang Down Syndrome.
Copyrights © 2025