Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membangun fondasi perkembangan sosial emosional anak sebagai bekal kehidupan selanjutnya. Perkembangan sosial emosional yang optimal membantu anak dalam mengenali diri, mengelola emosi, serta menjalin interaksi sosial secara positif. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dinilai relevan dengan karakteristik anak usia dini adalah strategi bermain peran, karena memberikan pengalaman belajar yang bersifat kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bermain peran sebagai upaya meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini di PAUD Azzahidah Purwasari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bermain peran yang dirancang secara terencana dan dilaksanakan secara konsisten mampu memfasilitasi interaksi sosial anak, meningkatkan keberanian berkomunikasi, serta membantu anak mengekspresikan dan mengelola emosi dalam kegiatan pembelajaran. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan ruang fleksibel bagi anak untuk mengambil peran dan berinteraksi secara alami. Respons anak selama kegiatan menunjukkan keterlibatan sosial emosional yang lebih aktif dan berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa strategi bermain peran dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini serta menjadi rujukan praktis bagi pendidik PAUD dalam merancang pembelajaran berbasis bermain yang bermakna.
Copyrights © 2025