Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketiadaan modul praktikum pada elemen Teori Dasar Listrik di kelas X TJTL SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, sehingga pembelajaran masih terbatas pada modul ajar dan jobsheet tanpa dukungan teori yang sistematis. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kelayakan dan efektivitas modul praktikum yang dikembangkan. Kajian teori mencakup konsep hasil belajar, modul praktikum, serta model pengembangan ADDIE yang menjadi landasan dalam merancang produk. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan tahapan ADDIE, melibatkan validasi ahli materi, ahli media, uji akseptibilitas pengguna, serta uji efektivitas melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul praktikum memperoleh validasi ahli materi sebesar 97%, serta validasi ahli media sebesar 96,5% dan 97,5%, yang seluruhnya berada pada kategori “Sangat Layak”. Akseptibilitas pengguna oleh siswa mencapai 94%, juga dalam kategori “Sangat Layak”. Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 56,3 (pre-test) menjadi 90,33 (post-test), dengan nilai rata-rata gabungan kognitif–psikomotorik mencapai 92 melampaui KKM (80). Uji efektivitas menunjukkan skor N-Gain sebesar 0,9130 atau 91,3%, yang termasuk kategori “sangat efektif”. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modul praktikum yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan siswa pada materi Teori Dasar Listrik.
Copyrights © 2025