Fenomena pergeseran komunikasi publik di era digital telah menempatkan media sosial, khususnya Instagram, sebagai platform krusial bagi instansi pemerintah untuk menjaga transparansi dan memperkuat citra kelembagaan, mendorong Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan (Kanwil Kemenag Sumsel) memanfaatkan akun @kanwilkemenagsumsel sebagai etalase informasi publik. oleh karena itu, Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara komprehensif proses perencanaan dan pelaksanaan strategi Humas Kanwil Kemenag Sumsel dalam memperkuat citra kelembagaan melalui akun Instagram tersebut, serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk mengeksplorasi fenomena komunikasi digital instansi. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan dianalisis menggunakan kerangka Teori Citra dari Frank Jefkins, yang mencakup indikator Citra Cermin. Citra Harapan, Citra Perusahaan, Citra Majemuk, dan Citra Penampilan melalui konten dan interaksi di Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemanfaatan Instagram terbukti efektif dalam membangun persepsi positif dan meningkatkan kedekatan publik, namun ditemukan tantangan dalam menyelaraskan semua persepsi internal dan eksternal, yang kemudian disimpulkan bahwa penguatan citra Humas Kanwil Kemenag Sumsel melalui Instagram memerlukan optimalisasi strategi produksi konten yang lebih personal dan konsisten untuk memastikan integrasi seluruh dimensi citra.
Copyrights © 2025