Budaya senioritas di perguruan tinggi Indonesia sering menimbulkan tekanan psikologis pada mahasiswa baru meskipun dianggap adaptasi sosial. Penelitian ini menganalisis persepsi mahasiswa terhadap praktik senioritas di perguruan tinggi Kota Jambi, menggambarkan kondisi kesehatan mental yang dioperasionalkan sebagai skor tekanan psikologis, serta menguji hubungannya. Menggunakan pendekatan kuantitatif desain eksplanatorik model ex post facto, data dikumpul dari 53 mahasiswa baru angkatan 2025 Universitas Jambi melalui kuesioner skala Likert 4 poin (Cronbach's α = 0.893) dan dianalisis dengan SPSS (statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi linier sederhana). Hasil menunjukkan persepsi senioritas tinggi (M = 5.91; SD = 1.32) dan tekanan signifikan (M = 16.25; SD = 3.55), dengan korelasi positif kuat (r = 0.695; p < 0.001) dan kontribusi prediktif (R² = 0.483; B = 1.870; p < 0.001). Senioritas secara signifikan memprediksi tekanan psikologis. Universitas perlu membina relasi antarmahasiswa setara melalui orientasi inklusif dan konseling untuk mendukung kesehatan mental.
Copyrights © 2026