Tingginya penggunaan WhatsApp sebagai media penyampaian informasi mendorong munculnya kebutuhan otomasi komunikasi pada suatu organisasi untuk menunjang bisnis prosesnya. Pengiriman yang cepat, dukungan pengiriman file dan fitur keamanan end to end encryption menjadikan layanan berbasis teks ini makin populer. Penelitian ini fokus pada pengembangan sistem WhatsApp Gateway berbasis library whatsapp-web.js dengan arsitektur backend-centric yang memungkinkan pengiriman pesan terjadwal, auto-reply, dan pemrosesan antrian secara aman dan stabil. Dengan arsitektur ini suatu orgnisasi bisa fokus pada isi pesan yang disampaikan tanpa memikirkan infrastruktur pendukung yang komplek. Backend menggunakan Node.js yang memanfaatkan fitur multi-device dari whatsapp-web.js untuk menangani lebih dari satu sesi perangkat secara simultan, sehingga satu instance gateway dapat melayani beberapa akun WhatsApp berbeda menggunakan session_id terpisah. Antarmuka pengguna dibangun menggunakan Laravel, yang menyediakan fungsi input data, manajemen pengguna, dan penjadwalan. Laravel juga mendukung mekanisme antrian native melalui Laravel Queue untuk mengolah perintah pengguna sebelum diteruskan ke backend. Metode pengembangan yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD), dikombinasikan dengan prinsip Agile untuk memastikan iterasi cepat dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan. Backend mengimplementasikan modul penjadwalan berbasis cron job, message queue dengan variasi jeda adaptif 2 sampai 7 detik yang dibangkitkan secara random sebagai mitigasi risiko suspensi akun, serta mekanisme listener untuk auto-reply. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pengiriman pesan terjadwal dan auto-reply dengan tingkat keberhasilan 100% selama sesi aktif. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan sistem komunikasi organisasi berbasis WhatsApp yang stabil, modular, dan dapat melayani banyak perangkat secara simultan.
Copyrights © 2025