Peningkatan kemacetan lalu lintas di persimpangan Gelumbang-Muara Enim, Sumatera Selatan, memerlukan pembangunan flyover, di mana pelaksanaan abutment menghadapi tantangan kondisi tanah lunak dan pengendalian mutu. Penelitian ini bertujuan menganalisis metode konstruksi abutment, termasuk alat, material, pengendalian mutu, dan K3. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian melibatkan purposive sampling 15 informan kunci dari 8-10 pekerja proyek selama 60 hari di lokasi PT Ricky Kencana Sukses Mandiri. Instrumen terdiri dari observasi langsung, wawancara semi-struktural, dokumentasi foto, dan catatan lapangan, dianalisis melalui triangulasi sumber, analisis tematik, dan member checking. Hasil menunjukkan pelaksanaan sistematis melalui pembesian tulangan (D19-150 hingga D29-150), bekisting plywood, dan pengecoran bertahap beton ready-mix Fc' 30 MPa dengan truck mixer dan vibrator, didukung manajemen HSE melalui toolbox meeting dan rambu keselamatan. Kesimpulannya, metode tersebut menjamin kestabilan struktur dan minimisasi risiko, dengan rekomendasi integrasi HSE yang lebih ketat untuk proyek serupa.
Copyrights © 2026