Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode bermain peran terhadap kemampuan interaksi responsif dan kemampuan berbahasa anak usia dini di TK Negeri 1 Bantan. Metode bermain peran merupakan pendekatan pembelajaran yang memungkinkan anak untuk mengeksplorasi berbagai peran sosial dan situasi komunikasi dalam lingkungan yang aman dan terkontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental, melibatkan 15 anak sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dengan menggunakan instrumen penilaian yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan interaksi responsif anak, dibuktikan dengan nilai t = 8,456 (p < 0,05) dan rata-rata kemampuan interaksi responsif sebesar 81,39 dengan 86,7% siswa berada pada kategori “Sangat Baik”. Metode bermain peran juga berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berbahasa anak, dibuktikan dengan nilai t = 6,917 (p < 0,05) dan rata-rata kemampuan berbahasa sebesar 81,58 dengan 86,7% siswa berada pada kategori “Sangat Baik”. Data penelitian memenuhi uji normalitas (p > 0,05) dan homogenitas (p > 0,05), sehingga analisis menggunakan uji one sample t-test dapat dilakukan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa bermain peran menciptakan konteks sosial yang bermakna bagi pengembangan kemampuan interaksi responsif dan keterampilan berbahasa anak.
Copyrights © 2025