Penelitian ini menganalisis fluktuasi harga beras di Indonesia selama periode Oktober 2024 hingga September 2025. Tujuan penelitian adalah memahami perkembangan harga dan faktor-faktor penyebabnya dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi terdiri dari data harga beras harian nasional sebanyak 365 observasi yang dikumpulkan dari sumber resmi seperti PIHPS Nasional dan BPS. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif seperti mean, median, modus, kuartil, persentil, dan distribusi frekuensi dengan rumus Sturges untuk interval kelas. Visualisasi berupa diagram batang, garis, dan lingkaran mendukung interpretasi data. Hasil menunjukkan fluktuasi harga yang signifikan dengan puncak harga pada bulan Juli dan Agustus, dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti El Nino, perubahan produksi, inflasi, kebijakan impor, dan inefisiensi distribusi. Rata-rata harga beras pada periode tersebut sebesar Rp13.426 dengan rentang harga Rp12.900 hingga Rp13.950. Temuan ini memberikan pemahaman penting mengenai volatilitas dan tren siklik harga beras yang menjadi dasar rekomendasi kebijakan adaptif guna menstabilkan pasar, mengoptimalkan cadangan serta memperkuat produksi dalam negeri.
Copyrights © 2026